Kebumen – Humas – Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen. Kali ini, prestasi datang dari tenaga pendidik, Kartina Dati, S.Pd.Si., M.Sc., yang berhasil meraih medali emas sekaligus menempati posisi pertama dalam ajang National Research Teacher Competition (NRTC) 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh International Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) tersebut berlangsung pada Selasa (6/10/2026), dengan pengumuman hasil pada Jumat (9/10/2026).
Guru Biologi MAN 2 Kebumen tersebut meraih penghargaan melalui karya ilmiah berjudul “Penerapan Media Pembelajaran Interaktif STEM Deteksi Kebakaran Berbasis IoT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid”. Karya ini mengintegrasikan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Inovasi tersebut berangkat dari keinginan Kartina untuk mengembangkan media pembelajaran Biologi yang tidak hanya membantu murid memahami materi secara teoritis, tetapi juga mendorong mereka terlibat langsung dalam kegiatan pengamatan, pengujian, analisis, dan pemecahan masalah.
Dalam penerapannya, media deteksi kebakaran memanfaatkan sensor api dan sensor gas, mikrokontroler ESP32, serta sistem pemantauan data secara digital. Teknologi tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran, khususnya pada materi perubahan lingkungan, agar murid dapat memahami keterkaitan konsep Biologi dengan penerapan teknologi dalam kehidupan nyata.
Melalui pendekatan tersebut, murid diharapkan tidak hanya menguasai konsep pembelajaran, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan memecahkan persoalan lingkungan melalui pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Kartina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, NRTC 2026 menjadi wadah bagi para pendidik untuk menunjukkan inovasi, kreativitas, dan dedikasi dalam penelitian pendidikan. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi yang dinilainya berlangsung secara adil dengan dukungan dewan juri profesional.
“Alhamdulillah, sebuah kebanggaan yang tak terkira. Medali ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak tidak pernah sia-sia. Terima kasih untuk keluarga MAN 2 Kebumen dan IYSA yang telah memberikan panggung untuk berkarya. Semoga karya kecil ini bisa memberi manfaat besar untuk pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan madrasah. Madrasah Hebat Mendunia,” tuturnya.
Capaian tersebut menambah deretan prestasi MAN 2 Kebumen, sekaligus menunjukkan kontribusi tenaga pendidik madrasah dalam mengembangkan penelitian dan inovasi pembelajaran. Prestasi guru tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga diharapkan memberikan inspirasi bagi rekan pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen terus mendorong penguatan kualitas pendidikan madrasah melalui pengembangan kompetensi pendidik, inovasi pembelajaran, dan budaya berprestasi. Keberhasilan Kartina Dati diharapkan menjadi motivasi bagi guru madrasah lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan prestasi ini, MAN 2 Kebumen kembali menunjukkan bahwa madrasah memiliki ruang yang luas untuk melahirkan pendidik inovatif dan karya ilmiah yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

