Kebumen – Humas – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kebumen berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sebanyak 650 murid kelas I hingga VI mengikuti kegiatan di halaman madrasah, Rabu (26/8/2026), dengan antusiasme tinggi saat menyimak tausiyah interaktif dari Kak Anwar.
Kehadiran Kak Anwar menjadi daya tarik utama dalam peringatan tersebut. Penceramah anak itu mampu membangun suasana akrab sejak awal tampil di hadapan para murid. Gaya komunikatif, humor khas anak-anak, aksi edukatif, serta kemampuan menirukan berbagai karakter membuat halaman madrasah dipenuhi gelak tawa.
Di balik suasana ceria, Kak Anwar menyampaikan pesan tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak para murid membiasakan kejujuran, menghormati guru dan orang tua, serta menyayangi teman. Pesan tersebut disampaikan melalui dongeng dan cerita sederhana sehingga mudah dipahami sesuai dunia anak.
Kak Anwar juga mengingatkan pentingnya membiasakan doa sebelum melakukan berbagai aktivitas. Menurutnya, doa harian tidak cukup sekadar dihafalkan, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter religius sejak dini.
Kepala MIN 4 Kebumen, Widyastuti, mengatakan pemilihan metode dakwah secara interaktif menjadi upaya madrasah menghadirkan pembelajaran keagamaan secara menyenangkan. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan lebih mudah diterima murid melalui pendekatan sesuai karakter anak.
“Kami sengaja menghadirkan Kak Anwar agar anak-anak dapat menyerap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dengan cara menggembirakan. Meneladani akhlak Nabi dapat diajarkan melalui pendekatan ramah, penuh kasih sayang, dan sesuai dunia anak,” ungkap Widyastuti.
Kemeriahan semakin terasa saat Kak Anwar menggelar kuis interaktif di tengah tausiyah. Para murid berlomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan seputar kehidupan Nabi Muhammad SAW. Hadiah menarik turut menambah semangat murid mengikuti setiap sesi.
Interaksi tersebut membuat peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Para murid memperoleh ruang untuk belajar, menjawab pertanyaan, sekaligus mengingat kembali kisah dan keteladanan Rasulullah melalui cara lebih dekat dengan keseharian mereka.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan shalawat bersama Kak Anwar dan jajaran dewan guru. Suasana penuh keceriaan sepanjang acara diharapkan menjadi pengalaman berkesan bagi 650 murid sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Melalui peringatan Maulid Nabi Tahun 1448 H, MIN 4 Kebumen terus memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan nilai keislaman. Keteladanan Rasulullah diharapkan tidak hanya dipahami melalui cerita, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, mulai dari berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, hingga membiasakan doa dalam setiap aktivitas.(hm).


