Kebumen – Humas – Sebanyak 37 ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dalam rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Kemenag Kebumen, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi penghargaan atas dedikasi ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kebumen, H. Salim Wazdy, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, Menteri Agama mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar untuk dirayakan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui ilmu, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian.
“Kemerdekaan bukan sekadar untuk dirayakan, tetapi merupakan amanah yang harus disyukuri dan diwujudkan melalui ilmu, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian,” demikian pesan Menteri Agama dalam sambutan tersebut.
Menteri Agama juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, kerukunan menjadi modal penting bagi pembangunan karena bangsa akan sulit bertumbuh dan maju tanpa persatuan.
“Kerukunan merupakan modal dasar pembangunan. Bangsa ini akan sulit bertumbuh dan maju tanpa persatuan. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” pesannya.
Pesan tersebut memiliki arti penting bagi Kementerian Agama. Sebagai institusi dengan tugas pelayanan kehidupan keagamaan, Kemenag memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan sekaligus mendorong hadirnya ruang pendidikan dan keagamaan sebagai sumber ilmu, akhlak, kedamaian, dan kemaslahatan.
Menteri Agama juga mengingatkan agar rumah ibadah, madrasah, pesantren, majelis taklim, sekolah minggu, pasraman, widyalaya, serta ruang kajian keagamaan dapat menjadi tempat tumbuhnya ilmu dan akhlak. Ruang-ruang tersebut diharapkan sekaligus menjadi sumber pencerahan, kedamaian, dan kemaslahatan bagi masyarakat.
Doa untuk Korban Gempa
Dalam sambutan tersebut, Menteri Agama turut mengajak seluruh peserta upacara mendoakan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah.
“Mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang berduka akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah. Semoga mereka yang wafat mendapatkan kemuliaan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, mereka yang sakit segera memperoleh kesembuhan, serta masyarakat terdampak diberikan ketabahan dan percepatan pemulihan, baik secara lahir maupun batin,” demikian doa yang disampaikan dalam sambutan Menteri Agama.
Pesan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa mengisi kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui pekerjaan dan pembangunan. Kepedulian, solidaritas, serta kemauan membantu sesama juga menjadi bagian dari semangat persatuan.
37 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Masih dalam rangkaian upacara, sebanyak 37 ASN Kantor Kemenag Kebumen menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas.
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan bagi ASN sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan dan pengabdian dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut juga menjadi apresiasi negara terhadap ASN atas kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan selama memenuhi ketentuan masa pengabdian.
Pada kesempatan tersebut, empat ASN menerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, sedangkan 33 ASN menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun.
Empat penerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun ialah:
- Drs. Agung Widayat, M.Pd.
- Sugeng Warjoko, M.Ed.
- Imam Muzaki, M.Pd.
- Muslimin, S.Ag.
Keempat ASN tersebut sebelumnya telah menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun.
Sementara itu, 33 ASN penerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun ialah:
- Sri Wahyuningsih, S.Pd., M.Pd.
- Moh Syahruddin, S.Ag., M.Pd.
- Nurjaman, S.Pd., M.Si.
- Gunawan Sumarsono, S.Pd.
- Hj. Intarti, S.Pd., M.Pd.
- Siti Khomsatun, S.Pd.
- Nur Wahyudi Mustofa, S.Ag.
- Susanti Waluyoningsih, S.Pd.
- Kuntobiyah, S.Si.
- Muhamad Hidayatuloh, S.Pd., M.Pd.
- Endang Sukmaningtyas, S.Pd.
- Retno Handayani, S.Ag.
- Siti Umayah, S.Pd.
- Kartina Dati, S.Pd.Si., M.Sc.
- Hj. Siti Istikomah, S.Pd.
- M. Nur Khasan Aini, S.Pd., M.Pd.
- Dewi Aminah, S.Pd.
- Akhmad Makhinudin, S.Ag.
- Sugeng Widodo, S.Pd.
- Iis Supardiyati, S.Pd.I.
- Sururiyah, S.Pd.I.
- Hj. Diyanti Rochmah Hikmawati, S.Pd.
- Hj. Emmi Kurniasih, S.Pd.
- Faiq Dwi Harsanto, S.Pd.
- Intan Murniningsih, S.Pd., M.Pd.
- Khafid, S.Ag., M.Ag.
- Hj. Siti Mukaromah, S.Ag.
- Mokhamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.
- La Roaiba Wahyatillah, S.E.
- Nur Rachmat Kurniadi, S.Pd.
- Siti Chusnul Chotimah, S.Pd.I.
- Saiful Mujab, S.Pd.I.
- Sri Sumiyati, S.Pd.I.
Pemberian Satyalancana Karya Satya menjadi lebih dari sekadar seremoni penghargaan. Tanda kehormatan tersebut menjadi pengingat bahwa masa pengabdian harus diiringi integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi kesempatan bagi seluruh ASN Kantor Kemenag Kebumenuntuk kembali meneguhkan semangat pengabdian. Penghargaan kepada 37 ASN diharapkan menjadi motivasi untuk terus bekerja secara profesional sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(Mad).


