Kebumen – Humas – Jabatan Kepala MIN 1 Kebumen diserahterimakan dari Widyastuti kepada Khamdan Asyfahaani dalam acara lepas sambut dan serah terima jabatan di Aula MIN 1 Kebumen, Rabu (22/7/2026). Pergantian kepemimpinan ini menandai dimulainya babak baru bagi madrasah berprestasi tersebut, sekaligus melanjutkan fondasi pendidikan dan pembinaan karakter selama kepemimpinan sebelumnya.
Acara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Anif Solikhin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Mulyono, pengawas madrasah, para kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, komite madrasah, serta tamu undangan lainnya.
35,5 Tahun Mengabdi, Widyastuti Tinggalkan Fondasi Kuat
Kepala Kankemenag Kebumen, H. Anif Solikhin, menyampaikan apresiasi atas pengabdian Widyastuti selama kurang lebih 35,5 tahun di MIN 1 Kebumen. Perjalanan tersebut dimulai sejak berstatus CPNS hingga dipercaya memimpin madrasah selama 5,5 tahun.
Menurut Anif, perjalanan panjang Widyastuti telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan MIN 1 Kebumen. Selama masa kepemimpinannya, berbagai capaian pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik terus dikembangkan.
“Pengabdian Ibu Widyastuti di MIN 1 Kebumen bukan waktu singkat. Selama puluhan tahun beliau telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah, mulai dari guru hingga menjadi kepala madrasah. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Anif.
Ia menilai, berbagai prestasi MIN 1 Kebumen menjadi modal penting bagi kepala madrasah baru untuk melanjutkan pengembangan lembaga.
MIN 1 dan MIN 4 Kebumen, Dua Madrasah Unggulan Saling Menguatkan
Anif juga menyoroti capaian MIN 1 Kebumen dalam peta prestasi pendidikan dasar di Kabupaten Kebumen. Berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kemendikdasmen per April 2026, MIN 1 Kebumen menempati peringkat pertama sebagai SD/MI paling berprestasi di Kabupaten Kebumen. Posisi kedua ditempati MIN 4 Kebumen.
Menariknya, pergantian kepemimpinan di MIN 1 Kebumen mempertemukan dua kepala madrasah dengan pengalaman memimpin dua madrasah unggulan tersebut. Widyastuti kini dipercaya memimpin MIN 4 Kebumen, sementara Khamdan Asyfahaani, sebelumnya Kepala MIN 4 Kebumen sejak 2021, mendapat amanah memimpin MIN 1 Kebumen.
“MIN 1 dan MIN 4 Kebumen ibarat kakak beradik. Keduanya menjadi kebanggaan Kementerian Agama Kabupaten Kebumen karena mampu menunjukkan prestasi membanggakan. Saya berharap estafet kepemimpinan ini semakin memperkuat sinergi kedua madrasah,” ungkap Anif.
Menurutnya, prestasi tidak boleh berhenti pada pencapaian masa lalu. Kepala madrasah baru perlu menjaga program baik sekaligus membaca kebutuhan pendidikan masa depan.
Khamdan Siap Lanjutkan Prestasi dan Hadirkan Inovasi
Kepada Khamdan Asyfahaani, Anif berpesan agar kepemimpinan baru mampu melanjutkan program unggulan MIN 1 Kebumen sekaligus menghadirkan inovasi sesuai perkembangan zaman.
Ia menegaskan, kemajuan madrasah tidak bergantung pada kepala madrasah seorang diri. Kepemimpinan harus mampu menggerakkan seluruh potensi dalam ekosistem pendidikan.
“Program-program baik harus diteruskan. Kepala madrasah memiliki peran penting dalam membangun kolaborasi sehingga guru, tenaga kependidikan, komite, dan orang tua dapat bersinergi untuk memajukan madrasah,” katanya.
Khamdan menyatakan siap menjalankan amanah tersebut. Ia menilai berbagai program serta prestasi MIN 1 Kebumen selama ini merupakan fondasi penting untuk melangkah ke tahap berikutnya.
“Insyaallah amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Apa telah dibangun Ibu Widyastuti menjadi fondasi sangat baik. Bersama seluruh keluarga besar MIN 1 Kebumen, kami akan melanjutkan program unggulan sekaligus terus berinovasi agar kualitas layanan pendidikan semakin meningkat,” ujar Khamdan.
Widyastuti: MIN 1 Kebumen Bagian dari Perjalanan Hidup
Sementara itu, Widyastuti menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, wali murid, serta keluarga besar MIN 1 Kebumen atas kebersamaan selama menjalankan tugas.
Dengan masa pengabdian 35,5 tahun, MIN 1 Kebumen menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
“MIN 1 Kebumen telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya. Selama 35,5 tahun saya belajar, mengabdi, dan tumbuh bersama madrasah ini. Terima kasih atas dukungan seluruh keluarga besar MIN 1 Kebumen. Saya berharap madrasah ini terus berkembang, mempertahankan prestasi, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Widyastuti.
Pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan perpindahan estafet pengabdian dari sosok telah membangun perjalanan panjang MIN 1 Kebumen kepada pemimpin baru dengan pengalaman memimpin madrasah unggulan.
Dengan fondasi prestasi yang telah terbangun, Khamdan Asyfahaani diharapkan mampu membawa MIN 1 Kebumen terus berkembang melalui kesinambungan program, inovasi, dan kolaborasi. Di sisi lain, kepemimpinan Widyastuti di MIN 4 Kebumen membuka peluang semakin kuatnya sinergi dua madrasah unggulan tersebut dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Kebumen.(Mad).

