Kebumen – Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menegaskan pentingnya publikasi prestasi madrasah secara positif dan berkelanjutan. Pesan ini disampaikan saat rapat koordinasi implementasi Keputusan Menteri Agama RI Nomor 1503 Tahun 2025 serta Kurikulum Berbasis Cinta di Aula setempat, Selasa 16 Desember/2025.
Menurut Anif, capaian peserta didik, guru, dan lembaga perlu tersiar atau terdengar luas oleh masyarakat. Publikasi yang tepat dinilai mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat citra Kementerian Agama melalui kinerja nyata madrasah.
Anif menyampaikan Kurikulum Berbasis Cinta telah lama hidup dalam praktik pendidikan. Nilai-nilai tersebut terus relevan dan perlu dikontekstualisasikan agar selaras dengan dinamika zaman tanpa kehilangan ruh pembelajaran.
Ia mendorong pendidik memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengayaan pembelajaran. Digitalisasi dipandang sebagai peluang inovasi, bukan ancaman, untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan memperluas akses pengetahuan.
Penguasaan dasar kehumasan juga menjadi perhatian utama. Anif mengajak guru serta kepala madrasah aktif mengomunikasikan praktik baik dan prestasi melalui kanal yang bertanggung jawab, khususnya di era media sosial.
“Hal baik perlu disampaikan secara benar. Upaya ini bagian dari tanggung jawab membangun kepercayaan publik,” tandasnya di hadapan peserta rapat.
Rapat koordinasi tersebut diikuti perwakilan 11 gugus RA, 9 KKMI, 8 kepala MTsN, serta 4 kepala MAN. Forum ini menjadi ruang penyelarasan langkah agar kebijakan berjalan konsisten di seluruh satuan pendidikan.
Melalui forum ini, Anif berharap madrasah di Kebumen semakin adaptif, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan pendidikan modern. Inovasi pembelajaran, komunikasi publik yang sehat, dan penguatan nilai menjadi fondasi utama.
Semenatara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kebumen, H. Mulyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut sosialisasi KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta. Seluruh satuan pendidikan telah menerima materi awal dan kini memasuki tahap penguatan implementasi.
Mulyono menilai kesamaan pemahaman penting untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berlangsung efektif. Sinergi antargugus dan jenjang pendidikan menjadi kunci keberhasilan.
Kemenag Kebumen menargetkan lahirnya ekosistem pendidikan madrasah yang unggul. Prestasi tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir di ruang publik sebagai inspirasi dan bukti kinerja.
Dengan langkah terukur dan kolaboratif, madrasah Kebumen diharapkan tampil percaya diri, berdaya saing, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan nasional.
Editor : Faozan Bakhtiar
Kontributor : Ahmad Nursani
Fotografer : Ahmad Nursani

