KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KEBUMEN

520 Guru Ngaji di Kebumen Ikuti Penguatan Pendidikan Al-Qur’an

Kebumen – Humas – Sebanyak 520 guru ngaji di Kabupaten Kebumen mengikuti kegiatan penguatan pendidikan Al-Qur’an yang diselenggaran oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen, Senin 22 Desember 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mexolie ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun karakter keagamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang konsolidasi serta refleksi peran strategis guru ngaji di tengah perubahan zaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, yang juga didaulat menjadi narasumber kegiatan tersebut menegaskan bahwa transformasi pendidikan Al-Qur’an terus berjalan. Sistem pembelajaran kini semakin modern dan terstruktur melalui keberadaan TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin).

“Dulu ngaji dilakukan secara sederhana. Sekarang pendidikan Al-Qur’an sudah tersistem, terkelola, dan memiliki lembaga resmi seperti TPQ dan Madin. Ini kemajuan besar yang perlu kita jaga bersama,” ujar Anif.

Ia juga menyampaikan komitmen Kemenag Kebumen dalam meningkatkan kualitas layanan kepada lembaga pendidikan keagamaan, termasuk dalam hal perizinan. Ke depan, proses pengajuan izin TPQ diupayakan semakin mudah.

“Kami berikhtiar agar pengajuan izin TPQ tidak harus datang langsung ke kantor Kemenag. Layanan akan kami dorong lebih efektif dan ramah bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Anif, guru ngaji memiliki peran penting bukan hanya dalam pengajaran Al-Qur’an, tetapi juga sebagai penjaga nilai moral dan penyejuk sosial di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap ilmu dan pengalaman dari kegiatan ini dapat diterapkan secara istiqamah. Guru ngaji harus menjadi teladan sekaligus penyejuk di tengah masyarakat,” tambahnya.

Senada dengan Anif, Kabag Kesra Setda Kebumen Tjahyo Sambodo menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi guru ngaji. Ia menilai peran mereka tidak pernah terputus dalam membangun karakter generasi muda.

“Pemerintah Kabupaten Kebumen memandang pendidikan keagamaan sebagai bagian penting pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat peran tersebut,” ujarnya.

Tjahyo juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten dan Kemenag dalam pemutakhiran data lembaga pendidikan keagamaan, agar pembinaan dan dukungan dapat tepat sasaran.

Pada kesempatan sama, Asisten I Setda Kebumen R. Agung Pambudi mengingatkan pentingnya keakuratan data dalam pembangunan manusia, termasuk sebagai dasar pemberian insentif guru ngaji.

“Pemerintah daerah membutuhkan data valid. Data menjadi kunci agar kebijakan, termasuk insentif guru ngaji, dapat diberikan secara tepat,” katanya.

Agung juga menyoroti perubahan pola pendidikan mengaji dari masa ke masa serta pentingnya menjaga integritas pendidik di tengah tantangan sosial saat ini. Ia membuka ruang dialog melalui perwakilan peserta untuk menyampaikan aspirasi.

Kegiatan ini diharapkan memberi tambahan wawasan serta inspirasi bagi para guru ngaji dalam mendampingi santri belajar Al-Qur’an, sekaligus memperkuat sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam pengembangan pendidikan keagamaan. (mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
ℹ️
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen