Kebumen – Humas – Tiga murid Madrasah Aliyah (MA) YAPIKA Tanjungsari, Kecamatan Petanahan, berhasil mendominasi Olimpiade Bahasa Arab Nasional (OBA) Ke-9 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kebumen dengan memborong tiga posisi juara sekaligus.
Ketiga murid tersebut ialah M. Alvian Fikar Salafin sebagai Juara 1, Duha Sabitul Birri meraih Juara 2, dan Muhammad Fikri Maulana menempati Juara 3. Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan akademik madrasah dalam mengembangkan kompetensi bahasa Arab sekaligus mencetak murid berprestasi.
Hasil tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Panitia Olimpiade Bahasa Arab Ke-9 Forum MGMP Bahasa Arab se-Indonesia Nomor 057/A/Pp.Sh-Oba9-K/2026 tanggal 9 Juli 2026 tentang Penetapan Juara Tingkat Kabupaten/Kota Olimpiade Bahasa Arab Nasional (OBA) Ke-9 Tahun 2026.
Dominasi MA YAPIKA Tanjungsari pada ajang bergengsi tersebut memperlihatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah terus berkembang. Keberhasilan meraih tiga besar sekaligus juga mencerminkan sinergi antara murid, guru pembimbing, serta dukungan madrasah dalam membangun budaya berprestasi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Mulyono, menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi MA YAPIKA Tanjungsari, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar madrasah di Kabupaten Kebumen.
“Selamat dan sukses kepada seluruh civitas akademika MA YAPIKA Tanjungsari atas prestasi membanggakan ini. Semoga capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, melahirkan lebih banyak prestasi, serta menginspirasi madrasah lain agar semakin bersemangat mengembangkan potensi peserta didik,” ujar Mulyono.
Ia berharap ketiga peraih juara dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi kompetisi pada jenjang berikutnya. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan akan menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik di tingkat provinsi bahkan nasional.
“Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan berbahasa Arab, jaga semangat berkompetisi secara sehat, serta tetap rendah hati. Kami berharap para juara mampu mengharumkan nama Kabupaten Kebumen pada tingkat yang lebih tinggi,” pesannya.
Mulyono juga mengajak seluruh madrasah di Kabupaten Kebumen terus memperkuat pembinaan akademik melalui berbagai kompetisi. Ajang seperti Olimpiade Bahasa Arab dinilai menjadi sarana efektif untuk mengukur kemampuan peserta didik, menumbuhkan budaya belajar, serta meningkatkan daya saing madrasah.
Keberhasilan MA YAPIKA Tanjungsari memborong tiga gelar juara menjadi bukti bahwa madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan kompetitif. Prestasi tersebut diharapkan mampu memacu semangat seluruh peserta didik untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta membawa nama baik madrasah di berbagai ajang kompetisi.



